KAOS DAKWAH : Sering kita berpikir kalo  usaha itu harus punya modal. saya setuju dengan kalimat itu, tapi modal yang saya maksud apakah harus berupa uang ?. Modal bisa berarti apa saja, jaringan, kenalan, perlatan dan lain sebagainya. Banyak cara untuk memulai sebuah usaha baik untuk orang yang belum tahu seluk beluk bisnis maupun bagi yang ingin memulainya. kita bisa memulai dengan hal yang paling mudah yaitu dengan hal-hal yang kita sukai

Banyak yang berpikir kalo usaha pasti butuh modal besar. modal uang yang cukup banyak, karena bakalan resiko rugi. Tapi ingat kalo namanya usaha itu butuh perjuangan butuh semangat dan butuh keuletan yang tinggi. Yakinlah bahwa banyak orang SUKSES berawal dari O, mereka dulunya tidak punya apa-apa kini bisa menjadi memiliki banyak hal karena berwirausaha. Punya uang, punya kenalan banyak, punya relasi, bisa jadi dikenal orang, dan masih banyak lagi hal yang baik jika kita berwirausaha.

Jika kita ingin menjadi seorang wirausaha kita sebaiknya berpikiran positif. Tanya pada diri sendiri "Kapan kamu sukses ?" jangan berpikiran rugi dan bangkrut dulu. Tanpa kamu berpikiran rugi dan bangkrut pasti akan menghampirimu, dan harus kamu hadapi. Tinggal Kunci seorang wirausaha adalah berani mengambil resiko dan segera memulainya.

Kalo anda bingung, disini saya menawarkan bidang pakaian yaitu khususnya kaos sebagai jalan usaha Anda. Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia selain pangan. Setiap manusia membutuhkan pakaian, dan salah satu jenis pakaian yang umum adalah KAOS, jika anda berminat simak tips berwirausaha berikut ini, TANPA MODAL.

Memanfaatkan Peluang
Tanya pada diri anda, Adakah peluang berjualan kaos di lingkungan anda ? Jawabnya Pasti ADA. 
Lalu, kepada siapa anda harus berjualan kaos ? Lingkungan mana yang anda pilih ? daerah mana ? golongan mana yang anda pilih ? Itu disebut segmentasi. Pilihlah yang menurut anda peluang anda masuki besar, Misalnya. anda seorang mahasiswa, bisa jadi peluang paling besar adalah berjualan di kalangan mahasiswa karena paling dekat dengan anda. Atau anda melihat di sekitar lingkungan anda banyak sekali anak-anak, anda bisa mencoba menjual pakaian anak-anak kepada mereka, ya intinya PELUANG Ada dimana-mana tinggal kita manfaatkan atau tidak.
  
Usaha Kaos Tanpa Modal? Emang ada?
ADA!, modalnya bukan uang, tapi relasi dan komunikasi serta kemampuan design grafis ya yang biasa-biasa saja. Tidak percaya? Anda coba desain sebuah kaos, dengan desain yang unik dan menarik pokoknya cari yang berbeda dari kaos lainnya. Setelah desain mantap, sekarang anda pasarkan desain anda ke teman-teman anda. Gunakan jejaring sosial untuk memudahkan Marketing anda. Setelah ada yang memesan dan berminat kamu bisa pesan atau masuk ke proses produksi. Lho kan saya nggak punya  konveksi kaos? Tenang, jangan khawatir, berbisnis itu kerja sama. Jadi kerjasama lah dengan pabrik konveksi kaos. Sehingga proses produksi kamu lempar ke pabrik tersebut. Enak kan, nanti kamu tinggal mengurusi pesanan dan kirim barang. Sistem seperti ini di sebut  Sistem Pre Order. jadi, saat ini nggak ada yang nggak bisa dilakuin kalau memang niat ingin berbisnis. Dan bisnis kaos ini peluangnya masih terbuka lebar. Dan kami siap menjadi partner bisnis kaos anda. Lalu masih ragu mau mulai bisnis? Takut Dengan Modal?

Pentingnya jaringan dan distribusi.
Pada bagian ini saya ingin berbagi sedikit informasi mengenai pentingnya jaringan dan distribusi pemasaran. Diera digital zaman sekarang ini hampir semua orang menggunakan handphone yang bisa mengakses internet. Jika kita bisa memanfaatkan dengan cara membangun jaringan memperbanyak link maka produk-produk yang bisa kita tawarkan akan lebih mudah terjual. Kaitanya dalam membuka usaha kaos maka distribusi menjadi penting karena kita akan berhubungan dengan orang lain dalam menjual. 

Anda sedang mencari KAOS DAKWAH yang berkualitas KAOS DISTRO silakan kunjungi website kami GRIRAH, semoga akan mendapatkan jenis dan kualitas KAOS DAKWAH yang terbaik, terima kasih atas kunjungannya

ada 2 saluran distribusi yang bisa dipilih yaitu

1.  Pedagang


Pedagang atau Toko mandiri adalah suatu unit perdagangan eceran yang dikendalikan oleh pemrangan atau manajemen sendiri.Pedagang eceran mandiri dapat dibagi dua yaitu:
1.      Pedagang eceran mandiri kecil, yaitu suatu pedagang eceran yang harus menggunakan sesuatu yang lain dari pada daya tarik harga guna merangsang jual beli dan kebanyakan toko-toko mandiri kecil berpusat di lapangan-lapangan agar mudah untuk berdagang.
2.      Pedagang eceran mandiri besar, yaitu suatu pedagang eceran besar yang sangat penting dalam iapangan pemasaran, dimana perusahaan saling berhubungan.
Dengan demikian pedagang pengecer dapat didehnisikan pengecer atau toko-toko pengecer adalah sebuah lembaga yang melakukan kegiatan usaha menjual barang kepada konsumen akhir untuk keperluan pribadi.

2. Agen

Pada dasarnya perantara agen dapat digolongkan ke dalam dua golongan, yaitu:
a.       Agen Penunjang
Yaitu agen yang mengkhususkan kegiatannya dalam pemindahan barang da.n jasa. Agen penunjang dapat digolongkan menjadi beberapa bagian, yaitu:
1)      Agen pengangkut borongan
2)      Agen penyimpanan khusus
3)      Agen pembelian dan penjualan
b.      Agen Pelengkap
Agen pelengkap berfungsi di dalam melaksanakan jasa jasa tambahan dalam penyaluran barang yang bertujuan memperbaiki kekura.ngan-kekurangan yang ada. Apabila pedagang atau lembaga lain tidak dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran barang, maka agen pelengkap dapat menggantikannya.
Maka jika anda ingin membangun sebuah bisnis kaos maka anda perlu memikirkan 2 hal tersebut dalam menjual produksi anda. :D

TIPS MEMILIH NAMA BRAND
Setelah anda memutuskan untuk membangun sebuah usaha kaos maka selanjutnya anda perlu membuat sebuah nama brand atau merk produk. Seperti seorang manusia produk anda harus memiliki nama karena orang akan mengenal produknya bukan penciptanya. ya walaupun bisa jadi diberinama sama dengan pemiliknya. 

4 TIPS MEMILIH NAMA BRAND

1. Brand Produk Harus Mudah Diingat
Sebagian besar dari brand yang belakangan ini bermunculan di pasaran bisa dikatakan terlalu latah mengikuti brand-brand besar yang sudah ada sebelumnya. Padahal, sebagai pelaku usaha Anda bisa menciptakan brand produk baru asalkan penamaan suatu brand harus bersifat friendly, dalam artian disini mudah diingat. Atau dalam hal ini, Anda bisa menggunakan nama brand produk dari apa yang sering diucap oleh khayalak. Dengan begitu brand produk Anda mudah diingat dan secara tidak langsung mampu mendongkrak nama dari brand tersebut

2. Brand Produk Mudah Diucapkan
Tak jarang, banyak sekali brand produk yang menggunakan nama-nama unik namun susah untuk diucapkan. Hal ini tentu menyebabkan brand tersebut kurang mudah diingat oleh konsumen-konsumen dan akan kalah dengan brand lain yang penyebutannya lebih mudah.
Mungkin memang terlihat sepele. Tapi ini penting, karena brand adalah faktor utama yang menggambarkan image sebuah perusahaan. Seperti contoh nama Brand yang saya sebutkan diawal tadi, penyebutan seperti Nikon, Canon, Apple, Facebook, Twitter itu adalah dari sebagian banyak brand yang sangat booming karena mudah disebut.

3. Terdiri dari Maksimal 3 Penggalan Kata
Penyebutan nama suatu brand bisa berupa penggalan kata atau kata yang memiliki penyebutan 2 kali sampai 3 kali penggalan. Seperti contohnya "Canon" (Can dan Non), "Nikon" (Ni dan Kon), "Facebook" (Face dan Book). Coba telaah, disitu ada penggalan kata yang tanpa kita sadari akan membantu brand tersebut semakin mudah diingat.

4. Menggunakan Kata yang Unik
Penggunaan nama yang unik akan membuat audience/ konsumen penasaran dengan nama yang dibuat tersebut. 

Ingin mengetahui model KAOS DAKWAH yang lagi ngetrend silakan lihat lihat di website GHIRAH
Axact

KAOS DAKWAH

KAOS DAKWAH adalah blog membahas tentang cara pembuatan Kaos Dakwah sampai bagaimana cara menjual Kaos Dakwah Online maupun offline, Silakan cari artikel di GHIRAH.COM..Terima Kasih telah berkunjung di blog sederhana ini, Jika antum PRODUSEN KAOS DAKWAH ATAU DISTRO MAU KERJASAMA SILAKAN KONTAK NO TLP YANG ADA DI WEB GHIRAH.COM

Post A Comment:

0 comments: